Postingan

Stripes Collection, Kolaborasi Otazen dan Lagranja Design

Gambar
Melesunya pasar bukan alasan bagi Otazen untuk berhenti bekreasi dan mengeluarkan koleksi-koleksi terbarunya. Manufaktur mebel yang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah, memilih tetap berinovasi. Dalam tahun ini, Otazen telah berulang kali telah memproduksi berbagai koleksi desain seperti Stripes yang muncul penghujung tahun ini. Yang luar biasa adalah semua koleksi yang diproduksi itu merupakan hasil kolaborasi dengan rumah-rumah desain. Ini merupakan ciri utama yang membedakan Otazen. Stripes, misalnya, merupakan hasil kolaborasi Otazen dengan Lagranja Design asal Spanyol. Stripes merupakan furniture collection yang membangkitkan hubungan berkelanjutan antara manusia dengan alam, serta membangkitkan craftmanship yang diwariskan dari satu generasi ke genrasi berikutnya. Desain yang tak lekang dimakan waktu, dan perpaduan antara kayu dan ketrampilan tinggi dalam menganyam. Stripe Collection dari Lagranja Design merupakan koleksi mebel outdoor yang menggunakan kayu jati, yang mengkombinas...

James Lu dan Biophilia Designs

Gambar
Butuh waktu lebih lama untuk memahami perbincangan dengan James Lu, arsitek yang kini menjabat Regional Director Perkins&Will. Sebuah Firma Arsitek kondang yang memiliki 2800 staf di seluruh dunia. “Ada sekitar 100 staf yang bekerja dalam studio di Shanghai, China,” katanya saat diwawancarai di Chengdu, China. Arsitek kelahiran Taiwan yang besar di Kanada sangat bersemangat ketika berbicara mengenai Biophilia. Pendekatan yang diperkenalkan dipopulerkan Edward Wilson tampaknya sangat mengisipirasi desain-desainnya. Pendekatan ini pada intinya mencoba mengembalikan dan memposisikan manusia untuk lebih dekat dengan alam sekitarnya. “Desire or tendency to commune with nature”. Semacam gerakan back to nature dalam disiplin arsitektur. Pendekatan ini bertujuan memperpendek jarak antara manusia dengan alam sekitarnya, dan ini hanya bisa dilakukan dengan bersentuhan secara langsung dan mengalaminya secara nyata. Menurutnya, manusia sudah lama terasing dari alam sekitarnya. Dalam catata...

Asmindo DIY fokus Menjaga Keseimbangan Pasar

Gambar
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan tempat produsen besar dalam kerajinan (craft). “Jogja cenderung memiliki keunikan tersendiri yang membuat banyak hasil kerajinannya dilirik manca negara,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Dedy Rochimat. Tidak hanya kerajinan, DIY juga merupakan basis dari sejumlah industri mebel yang terkenal dan di ekspor ke manca negara. Pasar ekspornya selama ini adalah Amerika Serikat; Eropa seperti negara-negara Perancis, Jerman, Inggris dan Belanda; Jepang, Korea Selantan, dan Tiongkok di Asia; Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Qatar di Timur Tengah; serta Australia. Sedangkan untuk pasar domestik, produk mebel dan kerajinan asal Yogyakarta sudah lama dipasarkan ke Jakarta, Surabaya, Bandung dan Semarang. Sayangnya, pasar domestik yang potensial justru jarang dilirik pelaku industri mebel dan kerajinan DIY. Peluang di pasar domestik jika tidak dimanfaatkan malah akan membukan pintu impor...

Rupert Oliver: EUDR Diskriminatif dan Menyasar Kayu Tropis

Gambar
Rupert Oliver, Director Forest Industries Intelligence Ltd., dan Director Sustainable Wood Ltd.,  dalam presentasinya pada Konvensi American Hardwood Export Council (AHEC) ke 26 di Chengdu, China, membahas kebijakan lingkungan hidup yang berdampak pada hukum internasional. Ia mengungkapkan mengenai pembentukan organisasi baru Sustainable Hardwood Coalition yang merupakan respon atas diundangkannya regulasi deforestation-free oleh Uni Eropa baru-baru ini. Sekalipun regulasi ini baru akan ditegakan pada Desember 2024, namun harus dipandang sebagai bentuk hambatan baru dalam bisnis dan industri kayu internasional. Ini sejalan dengan Executive Director AHEC Michael Snow yang melihat regulasi Uni Eropa ini sebagai bentuk baru dari sertifikat ekspor ke dan dari kawasan itu. Oliver menyebutkan bahwa saat ini masyarakat berada dalam lingkungan yang berubah cepat dan kian rumit terutama dalam kebijakan kehutanan internasional. Ini berpotensi menimbulkan kesulitan. Regulasi itu menggolongkan...

HIMKI Hadir di Trade Expo Indonesia 2023

Gambar
Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Syahrizal Mustafa mengungkapkan kehadiran HIMKI dalam perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2023 lebih karena didorong tiga faktor. Pertama, ingin berpartisipasi karena sebagai mitra, dan bersama dengan stake holder lainnya, HIMKI bertujuan untuk memeriahkan perhelatan ini. Kedua, sebagai asosiasi HIMKI tetap hadir dan menemani pemerintah. Ketiga, HIMKI sebagai asosiasi dan institusi mencoba untuk mendekatkan dengan industri dibidang mebel dan kerajinan yang ada. Tiga poin ini yang membuat kami hadir dalam perhelatan akbar kali ini. Sebagaimana diketahui perhelatan TEI kali ini berlangsung dari 18-22 Oktober di ICE-BSD; dibuka oleh Menteri Negara Koordinator Ekonomi Airlangga Hartarto. Kali ini Booth HIMKI yang tidak luas hanya bisa mendisplay produk-produk dinning set dari PT Chakra Naga Furniture, sofa rotan dari CV Satori Rattan, sofa dari PT. Kriya Nusantara, dan produk-produk kerajinan dari FatchCr...

Thibaud Le Moign: Wait and See!

Gambar
Export Development Manager French Timber Thibaud Le Moign menyebutkan pihaknya masih akan wait and see akan perkembangan di tahun depan. Baginya, ia sudah mengalami pasang surut yang amat fluktuatif dalam berapa tahun terakhir sehingga tidak lagi berharap besar akan adanya kejutan-kejutan yang amat tajam. Ia hanya berharap akan ada peningkatan setelah penurunan. “Tidak semua pasar dalam posisi selevel karenanya tidak semuanya mengalami slow down secara bersamaan,” ujarnya saat diwawancarai. Ikuti perbincangannya dalam seri kedua Outlook kali ini. “Terlalu banyak concern terhadap situasi pasar pada saat ini. Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang bisa diharapkan saat ini dan ke depannya. Pasar mengalami pelonjakan yang sangat tinggi dalam berapa tahun terakhir, namun kini d ihadapkan dengan penurunan yang signifikan. Fluktuasi tajam merupakan kejutan yang drastis. Dengan kondisi yang sudah terjadi, tidak seorang pun yang berharap pasar akan meningkat dalam waktu dekat. Ini menjelaskan...

Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur: “Pasar akan mulai membaik”

Gambar
Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur memperkirakan pasar akan membaik di tahun depan. “Pasar ekspor akan bertumbuh 5-8%, sedang pertumbuhan pasar domestik antara 4-6%,” ujarnya dengan penuh optimis. Ia juga mengungkapkan bila pihaknya akan berupaya mempertahankan pasar dengan lima strategi mulai dari market offset hingga upgrade permesinan produksi. Ikuti perbincangannya dengan Redaksi WoodNewsID dalam seri Outlook yang pertama. WoodNewsID: Bagaimana kondisi bisnis industri mebel dan kerajinan berbasis kayu di Indonesia pada tahun ini? Apakah membaik dibanding tahun 2023? Ataukah malahan memburuk? Bisa dinominalkan kah peningkatan atau penurunannya dibanding tahun lalu? Abdul Sobur: Bisnis industri mebel dan kerajinan berbasis kayu untuk tahun ini masih belum wait and see. Order tetap ada namun memang masih jauh dari harapan terutama dari sisi ekspor. Dari catatan, Bank Indonesia dari bulan Januari – Juli 2023 terkoreksi hingga -32% dari p...