Postingan

Menampilkan postingan dengan label Idea

BENETTI Memperkenalkan Koleksi Musim Semi 2024

Gambar
With the arrival of spring, the colors and scents of nature, there is an irresistible urge to bring lush atmosphere indoors, to enrich our living spaces with the verdant freshness of shrubs and the allure of planters. Yet, nurturing plants demands both time and dedication. Recognizing this, Benetti has crafted a new collection of plants, trees, and planters tailored for those who crave the beauty of nature without the burden of upkeep. THE BENETTI PLANTER COLLECTION  Renowned for its expertise in creating indoor green walls, Benetti presents Benetti Planter. A new collection of planters designed to infuse every indoor space with a touch of greenery. Adorned with a support in flat moss, the collection represents the perfect alternative to the use of both real and artificial plants, as it brings several benefits. Benetti's planters are 100% natural and stabilized products able to make residential or work environments greener, without requiring any maintenance. They are effortless...

Perkenalkan, Red Grandis dari Uruguay

Gambar
Sebenarnya Red Grandis, lengkapnya Eucalyptus Grandis sudah dipasarkan di Indonesia sebelum tahun 2010. Hal ini diungkapkan oleh Sales Manager Indonesia Urufor SA, Fuad Adikusuma dalam percakapan dengan Redaksi WoodNews Indonesia. Red grandis merupakan produk kayu keras yang sepenuhnya berasal dari perkebunan di Uruguay, Amerika Selatan. Kayu ini dipanen saat berusia 25 tahun dengan diameter dikisaran 55-60 centimeter.  Seluruh produk Red Grandis sudah memiliki setifikat FSC sejak tahun 2001 sehingga memudahkan manufaktur pengguna jika hendak mengekspor produk-produk jadinya ke manapun. “Kayu keras ini bisa digunkana untuk beragam aplikasi, indoor dan outdoor,” ungkap Fuad. Sejak awal hingga kini, Red Grandis diperkenalkan sebagai kayu keras alternatif bagi kayu serupa yang berasal dari hutan tropis. Namun Ia menunjuk pada penggunaan kayu ini untuk dalam dan luar ruang pada Dialoog Banyuwangi Resort, Banyuwangi, Jawa Timur, sejak berapa tahun lalu. Ini membuktikan jika kayu ini mam...

Optimalisasi bahan Baku dan Efisiensi Bisnis

Gambar
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perum Perhutani Endung Trihartaka menyebutkan sekitar setengah dari produk log jati memiliki grade A1. “Grade ini merupakan grade yang jarang dicari oleh industri mebel dan kerajinan” akuinya. Sementara Grade A3 yang terbanyak dicari industri hanya bisa dihasilkan sebanyak 27,12% dari total produksi kayu jati yang tahun 2022 mencapai 539.689 Meter Kubik. Kondisi ini menjadi persoalan besar bagi pelaku industri namun Director PT APP Timber Indonesia Ihda Fuad Adikusuma menyebutkan butuh inovasi rekayasa agar produk sebanyak itu tidak terbuang sia-sia. “Sebaiknya pelaku industri mengambil jati A1 dengan pertimbangan sisi harga dan memprosesnya menjadi papan kayu,” ungkapnya. Fuad kemudian mencontohkan pengalaman sebuah perusahaan kayu di Brasil yang memproses kayu log setara grade A1 untuk menjadi kayu papan dalam ukuran relatif kecil agar bisa diproses lebih lanjut oleh pelaku industri di hilir. “Bisa dijadikan material pembuatan komponen atau papan...